Konflik Iran-Israel Ganggu Logistik Internasional
Senin, 22 April 2024 - 12:35 WIB
Menurut dia, pengalihan alur laut ini menimbulkan perbedaan jumlah hari antara 5-7 hari karena kapal terpaksa melalui Tanjung Harapan di Afrika Selatan. "Tentu dampak biaya logistiknya sangat tinggi," tuturnya.
Basilio menambahkan, negara-negara Asia yang akan menerima dampak paling besar. Pasalnya, Asia sangat terikat dengan jalur logistik laut dan juga udara. Sementara Eropa masih relatif stabil lantaran memiliki lebih banyak opsi pengiriman barang.
Baca Juga: Rusia: AS Akan Dipermalukan di Ukraina Seperti di Vietnam!
"Kalau negara Eropa itu tidak sebesar negara-negara di Asia karena di Eropa mereka punya Eurasian Land Bridge, sambungan kereta dari China sampai Eropa. Demikian juga di AS mereka punya North America Land Bridge sehingga dampaknya bisa diminimalisir," jelasnya.
Basilio berharap eskalasi konflik antara kedua negara ini tidak berlanjut sehingga dampak negatifnya mimimal. "Kita berharap semua bisa membaca situasi ini supaya bisa memantau situasi ini karena akan berdampak pada biaya logistik juga," pungkasnya.
Basilio menambahkan, negara-negara Asia yang akan menerima dampak paling besar. Pasalnya, Asia sangat terikat dengan jalur logistik laut dan juga udara. Sementara Eropa masih relatif stabil lantaran memiliki lebih banyak opsi pengiriman barang.
Baca Juga: Rusia: AS Akan Dipermalukan di Ukraina Seperti di Vietnam!
"Kalau negara Eropa itu tidak sebesar negara-negara di Asia karena di Eropa mereka punya Eurasian Land Bridge, sambungan kereta dari China sampai Eropa. Demikian juga di AS mereka punya North America Land Bridge sehingga dampaknya bisa diminimalisir," jelasnya.
Basilio berharap eskalasi konflik antara kedua negara ini tidak berlanjut sehingga dampak negatifnya mimimal. "Kita berharap semua bisa membaca situasi ini supaya bisa memantau situasi ini karena akan berdampak pada biaya logistik juga," pungkasnya.
(fjo)
Lihat Juga :