APBN Maret 2024 Surplus Rp8,1 Triliun Meski Pendapatan Negara Seret
Jum'at, 26 April 2024 - 12:00 WIB
Di sisi lain, realisasi belanja negara hingga akhir Maret 2024 mencapai Rp661,9 triliun, atau mencapai 18,4% dari pagu. Realisasi belanja ini tumbuh 18% secara tahunan (year on year/yoy).
Baca Juga: Menkeu Blak-Blakan Soal Siklus Penyusunan APBN 2024 di Sidang MK
Kinerja APBN yang mengalami surplus tersebut keseimbangan primer pada pertengahan Maret 2024 juga surplus Rp122,1 triliun. Keseimbangan primer merupakan total pendapatan negara dikurangi belanja negara di luar pembayaran bunga utang. Lebih lanjut, kinerja APBN hingga Maret 2024 masih cukup positif, meskipun penuh dengan kewaspadaan.
"Tahun 2024 banyak perubahan dalam geopolitik dan global ekonomi yang akan berimbas pada perekonomian seluruh dunia. Tentunya Indonesia termasuk dan juga terhadap APBN," jelas Menkeu.
Baca Juga: Menkeu Blak-Blakan Soal Siklus Penyusunan APBN 2024 di Sidang MK
Kinerja APBN yang mengalami surplus tersebut keseimbangan primer pada pertengahan Maret 2024 juga surplus Rp122,1 triliun. Keseimbangan primer merupakan total pendapatan negara dikurangi belanja negara di luar pembayaran bunga utang. Lebih lanjut, kinerja APBN hingga Maret 2024 masih cukup positif, meskipun penuh dengan kewaspadaan.
"Tahun 2024 banyak perubahan dalam geopolitik dan global ekonomi yang akan berimbas pada perekonomian seluruh dunia. Tentunya Indonesia termasuk dan juga terhadap APBN," jelas Menkeu.
(nng)
Lihat Juga :