Pemerintah Tarik Utang Rp104,7 Triliun per Maret 2024
Jum'at, 26 April 2024 - 17:46 WIB
Sementara untuk pinjaman, lanjut Menkeu, terjadi penurunan sebesar 91,9% jika dibanding periode yang sama tahun lalu. Pinjaman pemerintah pada Maret 2023 tercatat sebesar Rp7,8 triliun. "Dari sisi pinjaman neto Rp600 miliar turun sangat besar, 91,9% dari tahun lalu yang Rp7,8 triliun," paparnya.
Baca Juga: Rusia Mulai Balas Dendam, Bekukan Aset Bank Terbesar AS
Mengenai anggaran, Sri Mulyani melaporkan bahwa APBN masih surplus sebesar Rp8,1 triliun atau 0,04% dari produk domestik bruto (PDB) hingga Maret 2024. Surplus APBN berasal dari pendapatan negara yang terkumpul Rp620,01 triliun 22,1% dari target APBN 2024.
Di sisi lain, realisasi belanja negara hingga akhir Maret 2024 mencapai Rp661,9 triliun, atau mencapai 18,4% dari pagu. Realisasi belanja ini tumbuh 18% secara tahunan (year on year/yoy).
Baca Juga: Rusia Mulai Balas Dendam, Bekukan Aset Bank Terbesar AS
Mengenai anggaran, Sri Mulyani melaporkan bahwa APBN masih surplus sebesar Rp8,1 triliun atau 0,04% dari produk domestik bruto (PDB) hingga Maret 2024. Surplus APBN berasal dari pendapatan negara yang terkumpul Rp620,01 triliun 22,1% dari target APBN 2024.
Di sisi lain, realisasi belanja negara hingga akhir Maret 2024 mencapai Rp661,9 triliun, atau mencapai 18,4% dari pagu. Realisasi belanja ini tumbuh 18% secara tahunan (year on year/yoy).
(fjo)
Lihat Juga :