Targetkan Pengangguran Terbuka 4,5% di 2025, Pemerintah Disebut Kepedean

Senin, 29 April 2024 - 15:08 WIB
Didin menilai kenaikan suku bunga acuan juga berimplikasi pada pengurangan tenaga kerja yang sudah ada. "Artinya situasi saat ini lebih cenderung mengarah pada PHK. Jadi saya menilai ini terlalu optimis. Kalau bisa mempertahankan 5% rata-rata saja sudah bagus itu," terangnya.

Baca Juga: 5 Fakta Pemilu India, Salah Satunya Melibatkan 967 Juta Pemilih

Menurut dia, jika pemerintah bisa mengendalikan kurs melalui intervensi Bank Indonesia (BI) sehingga tidak melebihi Rp16.000 per dolar AS, maka pencapaian target itu masih bisa dilakukan. Selain itu, tegas Didin, pemerintah juga perlu memacu kemudahan-kemudahan bagi investor tanpa favorabilitas tertentu.

Didin menambahkan, kepastian dengan telah ditetapkannya Presiden terpilih harus ditambah dengan upaya pembukaan kesempatan bagi investor. Investasi yang dipilih, kata dia, juga harus mendorong pembukaan lapangan pekerjaan yang masif.

"Upaya-upaya tersebut jika dilakukan, bagi saya, hanya bisa mencapai 5% penurunannya. Kalau targetnya 4,5% sampai 4,7% itu saya kira tetap over optimislah," cetusnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!