Menengok Strategi BI Tahan dan Turunkan Suku Bunga Acuan di Sepanjang 2020

Rabu, 19 Agustus 2020 - 09:09 WIB
Strategi operasi moneter terus ditujukan untuk menjaga kecukupan likuiditas dan mendukung transmisi bauran kebijakan yang akomodatif. Lalu berlanjut, suku bunga kembali turun 25 bps pada 19 Maret 2020 menjadi 4,50%.

Penurunan ini dikarenakan mempertimbangkan ekonomi yang terkena dampak pandemi virus covid-19. Sedangkan pada bulan April dan Mei suku bunga ditahan pada level 4,5%. Hal ini seiring, mempertimbangkan perlunya menjaga stabilitas eksternal di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang saat ini masih relatif tinggi.

(Baca Juga: Bos BI Optimis Indonesia Jadi Negara Maju 25 Tahun Lagi )

Tren penurunan kembali terjadi pada bulan Juni 2020, dimana suku bunga lebih rendah 25 bps pada level 4,25%. Serta kembali turun pada bulan Juli yang mana suku bunga sudah turun di level terendah menjadi 4%.

Keputusan ini konsisten dengan prakiraan inflasi yang tetap rendah, stabilitas eksternal yang terjaga dan sebagai langkah lanjutan untuk mendorong pemulihan ekonomi di masa pandemi COVID-19.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!