Ekonomi Thailand Resesi, Ini Dampak yang Akan Dialami Indonesia
Rabu, 19 Agustus 2020 - 10:15 WIB
Menurut dia, penurunan ekspor barang otomotif tak akan menurunkan nilai ekspor secara signifikan. Hal tersebut karena masih didukung dari sisi yang lainnya, yang mana berkaca pada dari hasil pengumuman Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat neraca perdagangan Indonesia selama Januari-Juli 2020 surplus USD8,75 miliar.
“Memang ekspor kita ke Thailand bisa jadi ada gangguan, tapi tidak terlalu signifikan. Itu terbukti dari penguman BPS, karena banyak ditolong dari ekspor ke Amerika dan China,” ujarnya.
(Baca Juga: Neraca Dagang Juli 2020 Cetak Surplus )
Dia menambahkan, bila dari sektor impor diperkirakan tidak akan terpengaruh, karena mereka tetap akan berupaya untuk memproduksi pertanian demi memperbaiki perekonomian negaranya.
“Mungkin tidak banyak terganggu, karena dia kan tetap bakal berusaha melakukan ekspor. Pertanianya kan tetap produksi. Jadi saya pikir tidak ada gangguan yang signifikan,” katanya.
“Memang ekspor kita ke Thailand bisa jadi ada gangguan, tapi tidak terlalu signifikan. Itu terbukti dari penguman BPS, karena banyak ditolong dari ekspor ke Amerika dan China,” ujarnya.
(Baca Juga: Neraca Dagang Juli 2020 Cetak Surplus )
Dia menambahkan, bila dari sektor impor diperkirakan tidak akan terpengaruh, karena mereka tetap akan berupaya untuk memproduksi pertanian demi memperbaiki perekonomian negaranya.
“Mungkin tidak banyak terganggu, karena dia kan tetap bakal berusaha melakukan ekspor. Pertanianya kan tetap produksi. Jadi saya pikir tidak ada gangguan yang signifikan,” katanya.
(akr)
Lihat Juga :