Pertahankan Kinerja, PEP Raih Peringkat AAA dari Fitch Ratings
Jum'at, 17 Mei 2024 - 15:59 WIB
Sedangkan lifting ekivalen minyak melebihi target yang ditetapkan yakni 100,1 persen dengan realisasi sebesar 176,37 barel setara minyak per hari (MBOEPD). Sementara itu, kinerja pemboran eksplorasi PEP berhasil menyelesaikan enam sumur.
Adapun dua di antaranya, sumur East Akasia Cinta (EAC) 001 dan East Pondok Aren (EPN) 001 yang berlokasi di Jawa Barat. Wisnu mengatakan, untuk komitmen optimalisasi potensi hidrokarbon dari lapangan eksisting baik di sumur pengembangan yang dikelola sendiri maupun mitra, perusahaan menuntaskan 103 pengeboran di seluruh wilayah kerja Pertamina EP. "Aktivitas workover atas sumur yang dioperasikan mengalami kenaikan mencapai 201 workover sumur," jelasnya.
Dari upaya optimal yang dilakukan, realisasi produksi migas Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) ini mampu bertahan di posisi ketiga produsen migas terbesar di Indonesia, dengan realisasi produksi minyak sepanjang 2023 mencapai 69.417 barel minyak per hari.
Sedangkan produksi gas Pertamina EP 836,06 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) atau terbesar kedua nasional. Keseluruhan capaian ini direalisasikan dengan mengutamakan aspek safety terbukti melalui capaian jam kerja selamat hingga 50.523.535 jam.
Sementara, Direktur SDM dan Penunjang Bisnis Pertamina Hulu Energi (PHE) Whisnu Bahriansyah mewakili pemegang saham mayoritas meminta Pertamina EP, untuk tetap mempertahankan target operasi yang optimal dan menjaga HSSE Excellent di 2024.
Adapun dua di antaranya, sumur East Akasia Cinta (EAC) 001 dan East Pondok Aren (EPN) 001 yang berlokasi di Jawa Barat. Wisnu mengatakan, untuk komitmen optimalisasi potensi hidrokarbon dari lapangan eksisting baik di sumur pengembangan yang dikelola sendiri maupun mitra, perusahaan menuntaskan 103 pengeboran di seluruh wilayah kerja Pertamina EP. "Aktivitas workover atas sumur yang dioperasikan mengalami kenaikan mencapai 201 workover sumur," jelasnya.
Dari upaya optimal yang dilakukan, realisasi produksi migas Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) ini mampu bertahan di posisi ketiga produsen migas terbesar di Indonesia, dengan realisasi produksi minyak sepanjang 2023 mencapai 69.417 barel minyak per hari.
Sedangkan produksi gas Pertamina EP 836,06 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) atau terbesar kedua nasional. Keseluruhan capaian ini direalisasikan dengan mengutamakan aspek safety terbukti melalui capaian jam kerja selamat hingga 50.523.535 jam.
Sementara, Direktur SDM dan Penunjang Bisnis Pertamina Hulu Energi (PHE) Whisnu Bahriansyah mewakili pemegang saham mayoritas meminta Pertamina EP, untuk tetap mempertahankan target operasi yang optimal dan menjaga HSSE Excellent di 2024.
Lihat Juga :