Rubel Kokoh di Tengah Sanksi Barat, Melompat ke Level Tertinggi Lawan Dolar AS

Rabu, 29 Mei 2024 - 06:58 WIB
Baca Juga: Mengukur Kekuatan Nilai Tukar Mata Uang Rubel Rusia di Tengah Sanksi Barat

Sentimen positif terhadap Rubel didukung oleh ekspektasi bahwa Bank Sentral akan mempertahankan kebijakan moneter ketatnya, dan dapat memperkenalkan kenaikan suku bunga lain tahun ini. Regulator telah mempertahankan suku bunga utama pada 16% sejak Desember untuk menahan inflasi, yang hampir dua kali lipat dari target.

Wakil kepala bank sentral, Aleksey Zabotkin mengatakan, pekan lalu bahwa regulator dapat memutuskan untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan di bulan Juni.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!