Ekosistem Tembakau Minta Tak Ada Kenaikan Cukai Tahun Depan

Kamis, 30 Mei 2024 - 09:07 WIB
Samukrah dengan tegas meminta kepada Pemerintah agar tarif cukai rokok tidak dinaikkan setiap tahunnya. Bahkan pihaknya juga sudah mengirimkan surat kepada ketiga bakal Capres sebelumnya agar saat terpilih dapat lebih memperhatikan keberlangsungan industri tembakau ini, termasuk kepada Capres dan Cawapres terpilih saat ini. Namun belum ada tanggapan lebih lanjut dari surat yang dikirimkan tersebut.

“Saat ini kita tidak bisa spesifik menyebut hanya IHT yang akan terdampak kenaikan cukai, namun juga bagi seluruh ekosistem tembakau, yang artinya ketika salah satu pihak di dalamnya dirugikan maka juga akan berdampak terhadap semua yang ada dalam rantai eksosistem tersebut,” jelasnya.

Sama halnya dengan kondisi di pekerja tembakau, lewat momentum Hari Buruh beberapa waktu lalu, Ketua Umum PP FSP RTMM-SPSI, Sudarto AS menegaskan, bahwa keberlangsungan tenaga kerja sangat bergantung terhadap sikap pemerintah yang bertanggung jawab atas kewenangannya. Termasuk mengantisipasi kenaikan cukai di tahun 2025 sesuai realitas, situasi, dan kondisi dalam negeri dan ketenagakerjaan saat ini.

Hingga saat ini, kata dia, terdapat 147 ribu pekerja tembakau yang tergabung di RTMM dan akan terdampak apabila penerapan regulasi semakin ketat mulai dari kebijakan cukai hingga aturan RPP Kesehatan yang akan disahkan.

“Kami memahami bahwa untuk membantu mensejahterakan para pekerja yang adalah anggota kami, kami juga harus paham dengan kondisi industrinya. (Untuk itu) Kami meminta adanya kepedulian pemerintah dalam menjamin berbagi hal-hal baik, bukan hanya memikirkan pemasukan negara tanpa melihat tenaga kerja dan industri yang terdampak, termasuk dari sisi penjualannya juga produksi," ungkapnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!