Seruan Boikot Produk Israel Kembali Menggema, Merek-merek Ini Jadi Target
Kamis, 30 Mei 2024 - 19:25 WIB
Boikot produk-produk yang berkaitan dengan Israel kembali menggema. Sejumlah produk terus menjadi target. FOTO/Shutterstock
JAKARTA - Boikot produk-produk yang berkaitan dengan Israel kembali menggema. Sejumlah produk terus menjadi target. Merek-merek makanan cepat saji asal Amerika Serikat (AS) termasuk McDonald's dan KFC menghadapi lingkungan operasi yang menantang di Asia, Timur Tengah dan beberapa bagian Eropa yang dibebani oleh seruan untuk memboikot produk mereka karena dianggap memiliki kaitan dengan Israel.
Banyak orang di Timur Tengah mengubah kebiasaan konsumsi mereka sejak perang dimulai, sehingga mengurangi permintaan makanan cepat saji dari peritel Amerika. McDonald's menjadi target boikot setelah foto-foto dan video di media sosial menunjukkan gerai-gerai waralabanya di Israel memberikan makanan kepada para tentara Israel setelah serangan 7 Oktober.
"Semua orang terkena dampaknya, ini adalah sesuatu yang tidak disadari oleh banyak orang, tidak hanya merek-merek Barat, semua orang terkena dampak dari konflik pasca 7 Oktober," ujar Brandon Guthrie, salah satu pendiri dan mitra umum di Shatranj Capital Partners dikutip Irishexaminer dari Bloomberg, Kamis (30/5/2024).
Baca Juga: All Eyes on Rafah Menggema di Sosial Media, Jutaan Orang Bagikan Gambar
Banyak orang di Timur Tengah mengubah kebiasaan konsumsi mereka sejak perang dimulai, sehingga mengurangi permintaan makanan cepat saji dari peritel Amerika. McDonald's menjadi target boikot setelah foto-foto dan video di media sosial menunjukkan gerai-gerai waralabanya di Israel memberikan makanan kepada para tentara Israel setelah serangan 7 Oktober.
"Semua orang terkena dampaknya, ini adalah sesuatu yang tidak disadari oleh banyak orang, tidak hanya merek-merek Barat, semua orang terkena dampak dari konflik pasca 7 Oktober," ujar Brandon Guthrie, salah satu pendiri dan mitra umum di Shatranj Capital Partners dikutip Irishexaminer dari Bloomberg, Kamis (30/5/2024).
Baca Juga: All Eyes on Rafah Menggema di Sosial Media, Jutaan Orang Bagikan Gambar
Lihat Juga :