Seruan Boikot Produk Israel Kembali Menggema, Merek-merek Ini Jadi Target
Kamis, 30 Mei 2024 - 19:25 WIB
Namun, dampak terhadap McDonald's dan Starbucks secara signifikan lebih tinggi karena mereka lebih terekspos di Mesir, Yordania dan Maroko, kata Guthrie. Meskipun McDonald's tidak mengungkapkan berapa kerugian yang ditimbulkan oleh boikot-boikot ini selama kuartal keempat, kepala eksekutifnya, Chris Kempczinski, mengatakan pada bulan Februari bahwa dampak yang paling terasa terjadi di Timur Tengah, dan juga terjadi di negara-negara Muslim seperti Indonesia dan Malaysia.
Beberapa waralaba KFC di Asia Tenggara juga tidak luput dari aksi boikot. Lebih dari 100 gerai KFC di Malaysia terpaksa ditutup untuk sementara waktu. Di Pakistan, merek-merek air dan minuman ringan lokal di beberapa toko kelontong diberi ruang rak yang menonjol dan lebih disukai daripada Coca-Cola dan Pepsi.
Beberapa poster beredar di kalangan warga Pakistan yang mencap perusahaan-perusahaan multinasional besar, termasuk kedua merek minuman asal Amerika Serikat itu, sebagai produk yang terkait dengan Israel.
Produsen kaleng untuk Pepsi dan Coca-Cola mengalami penurunan penjualan sebesar 11% pada kuartal yang berakhir pada 31 Maret, sebagian karena berkurangnya permintaan domestik akibat reaksi terhadap kerusuhan di Timur Tengah, demikian ungkap Pakistan Aluminium Beverage Cans.
Afrika Utara juga telah menjadi panggung boikot dengan konsekuensi yang nyata. Gerai perdana KFC di Aljazair ditutup sementara di tengah protes nasional pada bulan April. Di Eropa, di mana opini publik kurang homogen, dampak boikot lebih sulit untuk dipastikan.
Beberapa waralaba KFC di Asia Tenggara juga tidak luput dari aksi boikot. Lebih dari 100 gerai KFC di Malaysia terpaksa ditutup untuk sementara waktu. Di Pakistan, merek-merek air dan minuman ringan lokal di beberapa toko kelontong diberi ruang rak yang menonjol dan lebih disukai daripada Coca-Cola dan Pepsi.
Beberapa poster beredar di kalangan warga Pakistan yang mencap perusahaan-perusahaan multinasional besar, termasuk kedua merek minuman asal Amerika Serikat itu, sebagai produk yang terkait dengan Israel.
Produsen kaleng untuk Pepsi dan Coca-Cola mengalami penurunan penjualan sebesar 11% pada kuartal yang berakhir pada 31 Maret, sebagian karena berkurangnya permintaan domestik akibat reaksi terhadap kerusuhan di Timur Tengah, demikian ungkap Pakistan Aluminium Beverage Cans.
Afrika Utara juga telah menjadi panggung boikot dengan konsekuensi yang nyata. Gerai perdana KFC di Aljazair ditutup sementara di tengah protes nasional pada bulan April. Di Eropa, di mana opini publik kurang homogen, dampak boikot lebih sulit untuk dipastikan.
Lihat Juga :