Beban Keuangan Negara Disebut Terkena Pukulan Ganda Sekaligus, Apa Itu?

Minggu, 02 Juni 2024 - 16:50 WIB
Wacana pemerintah yang akan memangkas subsidi BBM pada 2025, dinilai masih perlu pertimbangan. Foto/Dok
JAKARTA - Wacana pemerintah yang akan memangkas subsidi bahan bakar minyak (BBM) pada 2025, dinilai masih perlu pertimbangan. Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto menerangkan, banyak faktor yang mempengaruhi bengkaknya subsidi BBM .

"Banyak faktor yang mempengaruhi bengkaknya subsidi BBM sehingga rencana itu masih perlu ditimbang, apakah akan sangat mempengaruhi beban keuangan negara ke depan atau tidak," jelas Sugeng dalam keterangan resminya, dikutip Munggu (2/6/2024).



Baca Juga: Wanti-wanti Soal Pembatasan BBM Bersubsidi, Legislator Beri Catatan Ini

Pasalnya, lanjut Sugeng, saat ini Indonesia terkena double hit (pukulan ganda). Di antaranya nilai tukar rupiah terhadap dolar yang jatuh ke angka 16 ribuan, serta nilai impor minyak mentah maupun BBM yang diprediksi akan naik.

"Saat ini, Indonesia mengalami pukulan ganda sekaligus, yaitu nilai tukar rupiah yang terus turun terhadap dolar, serta nilai impor minyak mentah maupun BBM yang akan terus naik sebagai dampak dari geopolitik global," urainya.

Baca Juga: Imbas Perang Iran vs Israel, Subsidi BBM dan LPG Bisa Membengkak hingga Rp213 Triliun
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!