Tips Trading Kripto dari Bos Indodax, Disiplin dan Jangan Panik

Kamis, 06 Juni 2024 - 12:28 WIB
"Jangan memaksakan diri, tidak semua bisa jadi trader. Justru yang banyak uang adalah investor jangka panjang, dan semua orang hampir bisa menjadi investor dibandingkan dengan trader. Contoh sifat orang yang tidak cocok buat jadi trader adalah panik saat melihat aset turun karena terlalu khawatir, sedangkan menjadi investor yang baik lebih sederhana, hanya perlu beli dan lupakan asetnya, lihat 4-5 tahun kemudian," ujar dia dalam penutupan event Bulan Literasi Kripto 2024, dikutip Rabu (5/6/2024).

Di sisi lain, Oscar juga menyoroti fenomena bull market yang tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

"Halving ini tidak jauh berbeda dari sebelumnya. Market selalu berulang. All-time high terjadi bukan sebelum atau saat halving, tapi setelah halving. Tidak langsung naik, tapi pasti naik, hanya saja setiap halving harga lebih kecil. Market BTC juga semakin likuid," kata dia.

Baca Juga: Market Kripto Asia Tenggara Diprediksi Tembus Rp27,5 T di 2024

Oscar menyebut pasar semakin matang dengan adanya ETF dari Bitcoin dan ETF Ethereum yang baru disetujui, yang menunjukkan stabilitas dan kematangan pasar kripto saat ini. Hal ini mencerminkan bahwa investasi kripto kini lebih aman dan terjamin bagi investor, terutama dengan dukungan regulasi yang lebih kuat.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!