Israel Bakal Dihantam Sanksi Energi, Kolombia Bersiap Setop Ekspor Batu Bara

Sabtu, 08 Juni 2024 - 13:00 WIB
Pada bulan Mei, Bogota memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel meskipun banyak perjanjian bilateral dan kontrak militer, ketika Presiden Kolombia, Gustavo Petro menggambarkan, perang di Gaza sebagai "genosida." Hal itu ditanggapi oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menyebut Petro sebagai "pendukung Hamas yang anti-Semit."

Sebagai informasi kelompok militan Palestina Hamas melancarkan serangkaian serangan ke Israel pada 7 Oktober tahun lalu, yang dijuluki sebagai operasi 'Badai Al-Aqsa.' Diperkirakan 1.200 warga Israel tewas dalam serangan itu, sementara 250 lainnya ditawan.

Israel menanggapi hal itu dengan serangan militer yang telah merenggut nyawa lebih dari 36.000 warga Gaza dan menghancurkan banyak infrastruktur menurut otoritas kesehatan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!