Tak Peduli Sanksi Barat, Rusia Tetap Jadi Mitra Dagang Global
Senin, 10 Juni 2024 - 08:41 WIB
Baca Juga: Sukses Dedolarisasi, Putin Sebut 40% Perdagangan Rusia Kini Gunakan Rubel
Sekitar tiga perempat perdagangan luar negeri Rusia saat ini dilakukan dengan negara-negara yang bersahabat. Sejak Barat memberlakukan larangan perdagangan di banyak wilayah, Rusia mengorientasikan dirinya secara ekonomi ke arah China pada khususnya, tetapi juga mengarah ke India, Afrika dan Amerika Latin.
Dalam pidatonya kepada ratusan tamu, Putin juga menyerukan perluasan kerja sama dalam transfer teknologi dan mengumumkan prospek pertumbuhan yang menarik bagi investor dari luar negeri.
Presiden Rusia juga mengatakan, bahwa pengembangan sistem pembayaran yang independen dari Amerika Serikat akan terus berlanjut. Selain itu, Rusia ingin melipatgandakan lalu lintas pengiriman di Jalur Timur Laut melalui Samudra Arktik dari 36 juta ton yang dipindahkan tahun lalu menjadi sebanyak 150 juta ton.
"Di masa depan, transportasi bisa meningkat menjadi 150 juta ton," kata Putin.
Sekitar tiga perempat perdagangan luar negeri Rusia saat ini dilakukan dengan negara-negara yang bersahabat. Sejak Barat memberlakukan larangan perdagangan di banyak wilayah, Rusia mengorientasikan dirinya secara ekonomi ke arah China pada khususnya, tetapi juga mengarah ke India, Afrika dan Amerika Latin.
Dalam pidatonya kepada ratusan tamu, Putin juga menyerukan perluasan kerja sama dalam transfer teknologi dan mengumumkan prospek pertumbuhan yang menarik bagi investor dari luar negeri.
Presiden Rusia juga mengatakan, bahwa pengembangan sistem pembayaran yang independen dari Amerika Serikat akan terus berlanjut. Selain itu, Rusia ingin melipatgandakan lalu lintas pengiriman di Jalur Timur Laut melalui Samudra Arktik dari 36 juta ton yang dipindahkan tahun lalu menjadi sebanyak 150 juta ton.
"Di masa depan, transportasi bisa meningkat menjadi 150 juta ton," kata Putin.
Lihat Juga :