Bank Jago Masuk Jajaran Bank Terbaik di Asia Pasifik
Senin, 10 Juni 2024 - 21:46 WIB
Head of Consumer Business Bank Jago Trio Lumbantoruan mengatakan bahwa masuknya Bank Jago dalam jajaran bank terbaik di Asia Pasifik menunjukkan apresiasi yang besar terhadap bank-bank berbasis teknologi. Secara khusus bagi Bank Jago, afirmasi ini merupakan apresiasi terhadap model bisnis Bank Jago yang mengedepankan inovasi dan kolaborasi dalam ekosistem digital.
"Di Bank Jago, kami berkolaborasi dengan ekosistem dengan cara menanamkan Aplikasi Jago ke dalam aplikasi-aplikasi digital yang membantu kehidupan sehari-hari masyarakat. Jadi nasabah dengan mudah dapat melakukan berbagai transaksi keuangan," kata dia, di Jakarta, Senin (10/6/2024).
Lihat Foto: Tiktok, Tokopedia dan Bank Jago Upgrade Skill UMKM di Yogyakarta
Sampai dengan akhir kuartal I-2024, Bank Jago berhasil melayani 11,1 juta nasabah, termasuk 9 juta nasabah funding melalui Aplikasi Jago. Jumlah tersebut naik 3,6 juta nasabah dibandingkan pencapaian kuartal I-2023 yang mencapai 7,5 juta nasabah.
Pertumbuhan jumlah nasabah funding sejalan dengan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang sebesar 42% atau menjadi Rp13,2 triliun per Maret 2024 dari raihan Rp 9,3 triliun per Maret 2023. Sementara penyaluran kredit mencapai Rp 14,3 triliun atau bertumbuh 32% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 10,8 triliun.
"Di Bank Jago, kami berkolaborasi dengan ekosistem dengan cara menanamkan Aplikasi Jago ke dalam aplikasi-aplikasi digital yang membantu kehidupan sehari-hari masyarakat. Jadi nasabah dengan mudah dapat melakukan berbagai transaksi keuangan," kata dia, di Jakarta, Senin (10/6/2024).
Lihat Foto: Tiktok, Tokopedia dan Bank Jago Upgrade Skill UMKM di Yogyakarta
Sampai dengan akhir kuartal I-2024, Bank Jago berhasil melayani 11,1 juta nasabah, termasuk 9 juta nasabah funding melalui Aplikasi Jago. Jumlah tersebut naik 3,6 juta nasabah dibandingkan pencapaian kuartal I-2023 yang mencapai 7,5 juta nasabah.
Pertumbuhan jumlah nasabah funding sejalan dengan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang sebesar 42% atau menjadi Rp13,2 triliun per Maret 2024 dari raihan Rp 9,3 triliun per Maret 2023. Sementara penyaluran kredit mencapai Rp 14,3 triliun atau bertumbuh 32% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 10,8 triliun.
(nng)
Lihat Juga :