Warga Argentina Ramai-ramai Buang USD, Sinyal Dedolarisasi?

Jum'at, 14 Juni 2024 - 04:34 WIB
Baca Juga: Reformasi Ekonomi Presiden Nyentrik Argentina Bikin Inflasi Tembus 200%

Pada bulan November, sebulan sebelum pelantikan Milei, 789.000 orang Argentina membeli mata uang utama, sementara hanya 114.000 dolar yang terjual. Angka-angka itu hanya sepotong dari gambaran nyata, karena jutaan orang Argentina menukar peso dan dolar di pasar gelap yang lebih luas, serta melalui transaksi keuangan legal.

Kebutuhan akan peso dipicu dari keputusan Milei yang mengendorkan pengendalian harga, tetapi tetap memegang erat peso, yang pada akhirnya memangkas daya beli Argentina. Para presiden pendahulu telah menekan kenaikan harga-harga sesuai amanat pemerintah yang mulai ditinggalkan oleh libertarian.

Ketika harga-harga mengalami kenaikan lebih dari 100% sejak pelantikannya, peso hanya terdepresiasi 59% selama periode itu. Ketidakcocokan tersebut membuat kebutuhan sehari-hari makin mahal dalam dolar karena pendapatan lokal merosot, memaksa warga Argentina mengeruk tabungan dolar untuk membayar tagihan bulanan.

Milei dan tim ekonominya telah berulang kali membantah bahwa peso dinilai terlalu tinggi, juga tidak berencana untuk mempercepat laju devaluasi untuk mengejar inflasi. Sebaliknya, mereka berpendapat bisnis perlu memangkas harga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!