Sapi Termahal di Dunia, Harganya Tembus Rp65 Miliar
Senin, 17 Juni 2024 - 11:49 WIB
Industri peternakan merupakan sumber utama pembangunan ekonomi Brasil dan pemerintah berusaha keras untuk menaklukkan pasar ekspor baru. Viatina-19 merupakan hasil dari upaya untuk membesarkan sapi yang lebih gemuk.
Sapi-sapi andalan di negara ini di lelang dengan harga sangat tinggi. Para peternak kaya mengekstrak sel telur dan air mani dari hewan juara, membuat embrio dan menanamkannya pada sapi pengganti yang mereka harapkan akan menghasilkan spesimen luar biasa berikutnya.
"Kami tidak menyembelih sapi-sapi elit. Kami mengembangbiakkan mereka. Dan pada akhirnya, akan memberi makan seluruh dunia," kata Ney Pereira, salah satu pemilik Viatina-19.
Baca Juga: Raja Salman dari Arab Saudi Ucapkan Selamat Iduladha kepada Umat Islam
Di Brasil, sekitar 80% sapi yang ada adalah sapi Zebu, subspesies sapi asal India. Zebus pertama tiba di Brasil pada paruh kedua abad ke-19 dan terbukti jauh lebih tangguh daripada sapi-sapi Eropa. Mereka mampu bertahan dengan baik di tengah teriknya panas tropis, tahan terhadap parasit, dan lebih cepat bertambah berat badannya.
Sapi-sapi andalan di negara ini di lelang dengan harga sangat tinggi. Para peternak kaya mengekstrak sel telur dan air mani dari hewan juara, membuat embrio dan menanamkannya pada sapi pengganti yang mereka harapkan akan menghasilkan spesimen luar biasa berikutnya.
"Kami tidak menyembelih sapi-sapi elit. Kami mengembangbiakkan mereka. Dan pada akhirnya, akan memberi makan seluruh dunia," kata Ney Pereira, salah satu pemilik Viatina-19.
Baca Juga: Raja Salman dari Arab Saudi Ucapkan Selamat Iduladha kepada Umat Islam
Di Brasil, sekitar 80% sapi yang ada adalah sapi Zebu, subspesies sapi asal India. Zebus pertama tiba di Brasil pada paruh kedua abad ke-19 dan terbukti jauh lebih tangguh daripada sapi-sapi Eropa. Mereka mampu bertahan dengan baik di tengah teriknya panas tropis, tahan terhadap parasit, dan lebih cepat bertambah berat badannya.
Lihat Juga :