Airlangga Ungkap Alasan Jokowi Bilang Ekonomi RI Segar

Senin, 24 Juni 2024 - 12:47 WIB
Lalu pengangguran berkurang sebesar 0,79 juta orang dan proporsi pekerja formal meningkat menjadi 40,83%, inflasi sebesar 2,84 dan ini dalam rentang yang sesuai dengan APBN. Tentu hal ini akan mendorong Indonesia menjadi tetap terjaga dan pertumbuhannya pertumbuhan positif.

"Kalau istilah Pak Presiden, pertumbuhan yang segar, tumbuh positif, inflasi di bawah pertumbuhan ekonomi," jelas Airlangga dalam konferensi pers Kondisi Fundamental Ekonomi Terkini dan RAPBN 2025 di Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Senin (24/6/2024).

Baca Juga: Tumbuh di Atas Rata-rata Global, Putin: Ekonomi Rusia Kini 4 Besar Dunia

Airlangga menyebutkan, sektor riil juga dalam kondisi baik, dimana PMI berada di level ekspansif di atas 50 selama 33 bulan berturut-turut. Demikian pula dengan indeks keyakinan konsumen yang juga tetap tinggi, diangka 125,2 serta indeks penjualan tetap tumbuh angka 4,7.

Katanya, sektor eksternal tetap kuat, buffer terhadap tekanan global, neraca perdagangan tetap surplus diangka USD2,93 miliar dan surplus ini 49 bulan berturut-turut sedangkan neraca pembayaran mencatatkan defisit USD6 miliar setelah kuartal sebelumnya suprlus USD8,6 miliar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!