Jokowi Lemas Saat Mendengar Event MotoGP Mandalika Butuh 13 Izin
Senin, 24 Juni 2024 - 14:47 WIB
"Tapi begitu saya tanya, bagaimana mengenai perizinan, lemes saya. Ternyata ada 13 izin yang harus diurus. Tapi namanya bukan perizinan, namanya surat rekomendasi. Sebetulnya sama saja, perizinan itu cuma diganti nama saja, dihaluskan menjadi surat rekomendasi. Ada yang namanya surat pemberitahuan, tapi namanya izin," kata Jokowi.
Surat izin tersebut, kata Jokowi, antara lain surat dari Polsek, Polres Polda hingga Mabes Polri. Lalu ada surat izin dari RSUD dan Dinas Kebakaran.
"Harus punya ini, kalau tidak ada izin-izin itu tadi tidak keluar. Surat pemberitahuan ke Bea Cukai karena mendatangkan barang-barang dari luar. Surat pemberitahuan ke KEK NTB, surat pemberitahuan ke INSP, ini urusan Bea Cukai. Kalau saya jadi penyelenggara event itu, lemes dulu sebelum bertanding," ungkapnya.
Jokowi menyebut bisa saja perizinan tersebut masih dapat bertambah lagi. Bahkan katanya, duit penyelenggara bisa habis karena digunakan untuk mengurus perizinan.
"Ini fakta. Karena saya tanya langsung, problemnya apa sih. Ini sama dengan konser musik, event-event olahraga lainnya. Tidak akan mungkin jauh dari yang tadi saya sebutkan. Betapa sangat beratnya menjadi penyelenggara event di Indonesia. Padahal event di Indonesia itu, setiap tahun, sekarang sebelum pandemi ada 4.000 event kurang lebih, sekarang 3.700 event," tandasnya.
Surat izin tersebut, kata Jokowi, antara lain surat dari Polsek, Polres Polda hingga Mabes Polri. Lalu ada surat izin dari RSUD dan Dinas Kebakaran.
"Harus punya ini, kalau tidak ada izin-izin itu tadi tidak keluar. Surat pemberitahuan ke Bea Cukai karena mendatangkan barang-barang dari luar. Surat pemberitahuan ke KEK NTB, surat pemberitahuan ke INSP, ini urusan Bea Cukai. Kalau saya jadi penyelenggara event itu, lemes dulu sebelum bertanding," ungkapnya.
Jokowi menyebut bisa saja perizinan tersebut masih dapat bertambah lagi. Bahkan katanya, duit penyelenggara bisa habis karena digunakan untuk mengurus perizinan.
"Ini fakta. Karena saya tanya langsung, problemnya apa sih. Ini sama dengan konser musik, event-event olahraga lainnya. Tidak akan mungkin jauh dari yang tadi saya sebutkan. Betapa sangat beratnya menjadi penyelenggara event di Indonesia. Padahal event di Indonesia itu, setiap tahun, sekarang sebelum pandemi ada 4.000 event kurang lebih, sekarang 3.700 event," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :