Menteri ESDM Bongkar Alasan 2 Raksasa Eropa Batal Investasi Smelter Nikel RI

Jum'at, 28 Juni 2024 - 17:53 WIB
Kementerian Investasi/BKPM sebelumnya melaporkan keputusan BASF dan Eramet untuk tidak meneruskan rencana investasi karena pertimbangan perubahan kondisi pasar nikel yang signifikan, khususnya pada pilihan nikel yang menjadi suplai bahan baku baterai kendaraan listrik.

Baca Juga: Freeport Resmi Operasikan Smelter Tembaga Terbesar Dunia di Gresik

Sehingga, BASF memutuskan bahwa tidak ada lagi kebutuhan untuk melakukan investasi suplai material baterai kendaraan listrik.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!