G7 Mulai Pecah Soal Perebutan Aset Rusia Rp4.519 T, Ada Ancaman Terselubung Saudi?
Rabu, 10 Juli 2024 - 07:02 WIB
Ada ketakutan bahwa perebutan aset Rusia bisa berdampak terhadap kepercayaan kepada mata uang euro. Sementara itu Arab Saudi memberikan sinyal bahwa mereka mungkin menjual beberapa kepemilikan utang Uni Eropa jika G7 melanjutkan rencana penyitaan, seperti dilaporkan Bloomberg mengutip "orang-orang yang dekat dengan masalah ini."
Salah satu sumber yang tidak ingin disebutkan namanya itu, menggambarkan pesan Kementerian Keuangan Saudi sebagai "ancaman terselubung,". Sementara dua lainnya mengatakan Riyadh secara khusus menyebutkan utang treasury Prancis.
Jika benar ada hal tersebut, bakal kemungkinan besar bisa mempengaruhi langkah G7 dalam upaya menyita dana Rusia yang dibekukan secara langsung dan lebih memilih untuk mengubah bunga yang dihasilkan menjadi pinjaman ke Kiev.
Moskow sendiri telah mengutuk langkah itu sebagai tindakan ilegal, dimana mantan Presiden Dmitry Medvedev mengutarakan, kebijakan itu bisa ditafsirkan sebagai penyebab perang.
Namun, ketika dihubungi untuk memberikan komentar, Kementerian Keuangan Saudi mengatakan kepada Bloomberg, bahwa "tidak ada ancaman seperti itu yang dibuat."
Salah satu sumber yang tidak ingin disebutkan namanya itu, menggambarkan pesan Kementerian Keuangan Saudi sebagai "ancaman terselubung,". Sementara dua lainnya mengatakan Riyadh secara khusus menyebutkan utang treasury Prancis.
Jika benar ada hal tersebut, bakal kemungkinan besar bisa mempengaruhi langkah G7 dalam upaya menyita dana Rusia yang dibekukan secara langsung dan lebih memilih untuk mengubah bunga yang dihasilkan menjadi pinjaman ke Kiev.
Moskow sendiri telah mengutuk langkah itu sebagai tindakan ilegal, dimana mantan Presiden Dmitry Medvedev mengutarakan, kebijakan itu bisa ditafsirkan sebagai penyebab perang.
Namun, ketika dihubungi untuk memberikan komentar, Kementerian Keuangan Saudi mengatakan kepada Bloomberg, bahwa "tidak ada ancaman seperti itu yang dibuat."
Lihat Juga :