India dan Rusia Sepakat Tinggalkan Dolar AS di Semua Transaksi Dagang

Kamis, 11 Juli 2024 - 17:47 WIB
BRICS menemukan beberapa cara untuk memajukan agenda de-dolarisasi di mana dolar AS berada di posisi belakang. CEO VTB Bank Rusia, Andrey Kostin mengkonfirmasi perkembangan ini dalam sebuah konferensi pers pada hari Rabu.

"Kami harus mengembangkan sistem penyelesaian kami sendiri yang mencakup negara-negara di belahan bumi selatan yang memungkinkan kami untuk melakukan transaksi dalam mata uang nasional kami sendiri bukan dalam dolar AS," ujar Kostin dilansir dari Watcher Guru, Kamis (11/7/2024). "India memiliki sikap positif untuk bekerja sama dengan Rusia," katanya.

Baca Juga: Tinggalkan Dolar AS, Transaksi Dagang Rusia dan SCO Tembus Rp5.400 T

Kostin menjelaskan, sistem pembayaran RuPay dan MIR dapat segera diintegrasikan untuk penyelesaian perdagangan.

"Kami akan membuat beberapa kemajuan mengingat kompleksitas yang ada," katanya. Kostin menyimpulkan dengan mengatakan bahwa BRICS ingin bebas dari dolar AS, Euro, dan mata uang Barat.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!