Utang Naik 3 Kali Lipat dari Masa SBY, Pengelolaan Fiskal Era Jokowi Disebut Serampangan
Jum'at, 12 Juli 2024 - 09:26 WIB
"Bayar bunganya itu Rp497 triliun, bunganya tinggi. Itu 10 kali (lipat) dengan tingkat bunga di Jepang dan negara lain. Siapa yang menikmati? Investor, orang-orang kaya, mereka mengeruk dari pajak masyarakat," tuturnya.
Baca Juga: Ekonom Wanti-wanti IKN dan Makan Bergizi Gratis Saat Utang RI Makin Gemuk
Pendiri Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) itu memandang, seharusnya dalam menentukan kebijakan utang pemerintah mempertimbangkan beberapa hal pokok, terutama dalam segi kemampuan dan juga dampaknya.
"Harus dihitung juga kemampuan membayar, yaitu ekspor kita, cadangan devisa," jelas Didik.
Baca Juga: Ekonom Wanti-wanti IKN dan Makan Bergizi Gratis Saat Utang RI Makin Gemuk
Pendiri Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) itu memandang, seharusnya dalam menentukan kebijakan utang pemerintah mempertimbangkan beberapa hal pokok, terutama dalam segi kemampuan dan juga dampaknya.
"Harus dihitung juga kemampuan membayar, yaitu ekspor kita, cadangan devisa," jelas Didik.
(akr)
Lihat Juga :