KLHK Dorong Praktik Bisnis Berkelanjutan Melalui Daur Ulang Plastik
Jum'at, 12 Juli 2024 - 22:06 WIB
Indo Waste & Recycling 2024 Expo & Forum merupakan pameran dagang internasional untuk pengelolaan limbah, teknologi daur ulang, dan solusi keberlanjutan. Kolaborasi enam pameran dan forum tersebut telah melebihi target awal paviliun negara.
Dari yang semula ditargetkan hanya 9 paviliun negara, kini telah mencapai 11 paviliun negara, termasuk Indonesia, Austria, China, Hong Kong, Hungaria, Jerman, Korea Selatan, Singapura, Swiss, Taiwan, dan Turki. Acara ini menargetkan sebanyak 700 peserta pameran dari 30 negara, menunjukkan antusiasme dan dukungan yang luar biasa dari komunitas internasional terhadap inovasi dan solusi keberlanjutan di bidang pengelolaan limbah dan daur ulang.
Baca Juga: Pelibatan Inovator Muda Diharapkan Mempercepat Pembangunan Berkelanjutan
Dalam kesempatan tersebut, Project Director Napindo, Agung Wicaksono mengatakan dengan terselenggaranya kegiatan ini diharapkan dapat menjadi platform penting untuk mengumpulkan para pemangku kepentingan dari untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan strategi dalam meningkatkan pengelolaan dan daur ulang plastik.
"Acara ini sevagai tempat berkolaborasi dalam menemukan solusi-solusi inovatif yang tidak hanya mendukung pertumbuhan industri, tetapi juga mendorong langkah-langkah nyata menuju keberlanjutan lingkungan yang lebih baik," ujar Agung.
Dari yang semula ditargetkan hanya 9 paviliun negara, kini telah mencapai 11 paviliun negara, termasuk Indonesia, Austria, China, Hong Kong, Hungaria, Jerman, Korea Selatan, Singapura, Swiss, Taiwan, dan Turki. Acara ini menargetkan sebanyak 700 peserta pameran dari 30 negara, menunjukkan antusiasme dan dukungan yang luar biasa dari komunitas internasional terhadap inovasi dan solusi keberlanjutan di bidang pengelolaan limbah dan daur ulang.
Baca Juga: Pelibatan Inovator Muda Diharapkan Mempercepat Pembangunan Berkelanjutan
Dalam kesempatan tersebut, Project Director Napindo, Agung Wicaksono mengatakan dengan terselenggaranya kegiatan ini diharapkan dapat menjadi platform penting untuk mengumpulkan para pemangku kepentingan dari untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan strategi dalam meningkatkan pengelolaan dan daur ulang plastik.
"Acara ini sevagai tempat berkolaborasi dalam menemukan solusi-solusi inovatif yang tidak hanya mendukung pertumbuhan industri, tetapi juga mendorong langkah-langkah nyata menuju keberlanjutan lingkungan yang lebih baik," ujar Agung.
(nng)
Lihat Juga :