Rupiah Menguat 1,21%, Bos BI: Lebih Perkasa dari Peso Filipina dan Baht Thailand Cs

Rabu, 17 Juli 2024 - 16:19 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menyebutkan, bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) berhasil kembali menguat dipengaruhi bauran kebijakan moneter. Foto/Dok
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) , Perry Warjiyo menyebutkan, bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) berhasil kembali menguat dipengaruhi bauran kebijakan moneter yang ditempuh Bank Indonesia dalam memitigasi dampak rambatan global.

"Nilai tukar Rupiah pada Juli 2024 (hingga 16 Juli 2024) menguat 1,21 persen dibandingkan dengan posisi akhir Juni 2024," ungkap Perry dalam Konferensi Pers Hasil RDG BI di Jakarta, Rabu (17/7/2024).



Baca Juga: 5 Mata Uang Terlemah Dunia versi Forbes 2024, Rupiah Ada di Dalamnya

Penguatan nilai tukar rupiah tersebut, sambungnya, dipengaruhi oleh komitmen BI untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah dan fundamental perekonomian Indonesia yang kuat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!