Bakal jadi PSN, GBK Jajaki Terowongan Bawah Tanah dari Stadion ke Stasiun MRT

Kamis, 18 Juli 2024 - 16:32 WIB
Saat ini, lanjut Adi –sapaan Rakhmadi-, PPKGBK dan PT MRT Jakarta telah memiliki kerja sama berupa penambahan jam operasional MRT ketika ada event besar hingga lewat tengah malam di Kompleks GBK seperti konser atau pertandingan olahraga. Dengan kantong parkir terbatas serta lokasi tepat di kawasan segitiga emas yang sibuk dan rawan macet, PPKGBK juga akan memperbanyak jumlah shuttle bus listrik.

Baca Juga: Uni Eropa Akan Diubah Jadi Aliansi Pertahanan

Terkait rencana Kompleks GBK menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) 2025, Adi mengungkapkan, pihaknya sebagai badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Sekretariat Negara terus melakukan penataan berbagai aset agar siap menyambut investasi-investasi baru.

”Kita punya blue print pengembangan kawasan olahraga, kawasan wisata, area komersial hingga taman kota sambil melindungi cagar budaya yang banyak di sini sekaligus menjaga kehijauan lingkungannya,” kata Adi. Total luas lahan Kompleks GBK mencapai hampir 280 hektare. Lebih dari 50 persen kawasan olahraga, sisanya nyaris berimbang antara area komersial dan area pemerintahan.

Salah satu titik yang masuk rencana revitalisasi adalah eks Hotel Sultan. Di sana akan dibangun area komersial, pusat bisnis dan area hijau yang terintegrasi dan ikonik.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!