Pewaris Kerajaan Bisnis George Soros Dukung Kamala Harris, Terungkap Hubungannya dengan Israel
Senin, 22 Juli 2024 - 16:09 WIB
Alex menambahkan sebuah foto dirinya dengan Harris. Menurut Wall Street Journal, "George Soros juga mendukung Harris," ujar juru bicara Soros.
George Soros, seorang penyintas Holocaust Yahudi, dikenal karena kontribusinya yang signifikan terhadap gerakan progresif dan liberal melalui Open Society Foundations.
Ia menjadi terkenal karena strategi investasi yang sukses dan filantropi berskala besar terutama ketika taruhannya terhadap pound Inggris pada Black Wednesday pada 1992 menghasilkan lebih dari USD1 miliar. Namun, hal itu juga menimbulkan tudingan bahwa ia telah memperparah krisis keuangan di Inggris.
Baca Juga: Gelombang Kebangkrutan Hantam Inggris, 2.361 Perusahaan Lenyap dalam Sekejap
Pengaruh politik Soros sering dikritik, terutama oleh kelompok konservatif di AS. Sumbangannya yang besar untuk kampanye dan organisasi politik telah menyebabkan tuduhan pengaruh yang tidak semestinya pada proses politik.
Di negara-negara seperti Hungaria dan Polandia upayanya untuk mempromosikan demokrasi dan masyarakat terbuka menghadapi reaksi keras dari pemerintah nasional, yang menuduhnya merongrong kedaulatan mereka.
George Soros, seorang penyintas Holocaust Yahudi, dikenal karena kontribusinya yang signifikan terhadap gerakan progresif dan liberal melalui Open Society Foundations.
Ia menjadi terkenal karena strategi investasi yang sukses dan filantropi berskala besar terutama ketika taruhannya terhadap pound Inggris pada Black Wednesday pada 1992 menghasilkan lebih dari USD1 miliar. Namun, hal itu juga menimbulkan tudingan bahwa ia telah memperparah krisis keuangan di Inggris.
Baca Juga: Gelombang Kebangkrutan Hantam Inggris, 2.361 Perusahaan Lenyap dalam Sekejap
Pengaruh politik Soros sering dikritik, terutama oleh kelompok konservatif di AS. Sumbangannya yang besar untuk kampanye dan organisasi politik telah menyebabkan tuduhan pengaruh yang tidak semestinya pada proses politik.
Di negara-negara seperti Hungaria dan Polandia upayanya untuk mempromosikan demokrasi dan masyarakat terbuka menghadapi reaksi keras dari pemerintah nasional, yang menuduhnya merongrong kedaulatan mereka.
Lihat Juga :