Pertamina Dikabarkan Kembali Beli Minyak Rusia setelah 1 Dekade
Rabu, 24 Juli 2024 - 14:33 WIB
Pertamina dikabarkan membeli minyak dari Rusia setelah batal pada 2022 lalu. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) buka suara terkait kabar pembelian minyak Rusia setelah sempat dibatalkan pada 2022 lalu.
Corprate Secretary KPI, Hermansyah Y Nasroen tidak membantah terkait pembelian crude tersebut. Ia menegaskan dalam melakukan pembelian minyak mentah harus disesuaikan dengan kebutuhan spesifikasi masing-masing kilang dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku secara gobal.
"Apabila melakukan pembelian minyak mentah dari Rusia dilakukan dengan mekanisme price cap," ujar dia saat dihubungi, Rabu (24/7/2024).
Baca Juga: Tetesan Terakhir Minyak Rusia ke Negara Eropa Mulai Habis
Seperti diketahui, mekanisme price cap adalah satu pengaturan harga maksimum yang diizinkan untuk suatu produk atau komoditas tertentu. Dalam konteks perdagangan minyak mentah Rusia, mekanisme itu mengatur minyak hanya dapat dijual di bawah batas harga tertentu.
Adapun tujuan dari mekanisme ini untuk membatasi pendapatan negara penjual, dalam hal ini Rusia, dan memastikan perdagangan tetap berlangsung dengan harga yang terkontrol.
Corprate Secretary KPI, Hermansyah Y Nasroen tidak membantah terkait pembelian crude tersebut. Ia menegaskan dalam melakukan pembelian minyak mentah harus disesuaikan dengan kebutuhan spesifikasi masing-masing kilang dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku secara gobal.
"Apabila melakukan pembelian minyak mentah dari Rusia dilakukan dengan mekanisme price cap," ujar dia saat dihubungi, Rabu (24/7/2024).
Baca Juga: Tetesan Terakhir Minyak Rusia ke Negara Eropa Mulai Habis
Seperti diketahui, mekanisme price cap adalah satu pengaturan harga maksimum yang diizinkan untuk suatu produk atau komoditas tertentu. Dalam konteks perdagangan minyak mentah Rusia, mekanisme itu mengatur minyak hanya dapat dijual di bawah batas harga tertentu.
Adapun tujuan dari mekanisme ini untuk membatasi pendapatan negara penjual, dalam hal ini Rusia, dan memastikan perdagangan tetap berlangsung dengan harga yang terkontrol.
Lihat Juga :