Ini Alasan Masyarakat Eropa Sangat Bergantung Gas dari Rusia

Jum'at, 26 Juli 2024 - 21:39 WIB
Uni Eropa juga telah berkoitmen untuk mengurangi ketergantungan pada batu bara untuk mencapai target netralitas karbon pada 2050 dan mengurangi emisi setidaknya 55% pada 2030. Saat ini, sekitar 20% listrik Uni Eropa berasal dari produksi batu bara.

Menurut Direktorat Jenderal Energi Uni Eropa, sejak 2012, Uni Eropa telah mengurangi sepertiga pembangkit listrik dari tenaga batu bara. Sekitar 25% dari konsumsi energi Uni Eropa berasal dari gas alam disusul minyak bumi (32%), energi terbarukan dan bahan bakar nabati (18%), dan bahan bakar fosil padat (11%).

Melansir CNBC Internasional pasokan gas alam Uni Eropa sebagian besar dipasok dari Rusia. Uni Eropa saat ini adalah importir gas alam terbesar di dunia dengan bagian terbesar gasnya berasal dari Rusia (41%), Norwegia (24%), dan Aljazair (11%).

Baca Juga: India Dukung Gagasan Iran, BRICS Bersatu Bangun Sistem Campakkan Dolar AS

Berikut alasan Uni Eropa sangat bergantung pasokan gas dari Rusia;
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!