Pembiayaan IKN dari APBN Tersisa Rp10 Triliun, Investor Asing Belum Juga Masuk

Selasa, 30 Juli 2024 - 18:30 WIB
Dipastikan plafon pembiayaan APBN ke proyek IKN tinggal tersisa Rp10 triliun saja, sementara itu investor asing belum juga masuk. Bagimana nasib mega proyek kebanggaan Jokowi?. Foto/Dok
JAKARTA - Pemerintah memproyeksikan total kebutuhan biaya pembangunan Ibu Kota Nusantara ( IKN ) tembus Rp466 triliun. Akan tetapi angka tersebut tidak seluruhnya dibebankan kepada Anggaran Pendapatan Belanja Negara ( APBN ), namun juga ada porsi investasi perusahaan swasta, perusahaan negara, dan skema KPBU (Kerjasama Pemerintah Badan Usaha).

Baca Juga: Bahlil Klaim Investor Asing Antre Masuk ke IKN, Asal Negaranya Masih Rahasia



Pembiayaan APBN ditargetkan hanya sebesar 20% dari total kebutuhan biaya Rp466 triliun, atau sekitar Rp93 triliun saja yang dialokasikan untuk membiayai proyek infrastruktur dasar. Di antaranya seperti akses jalan, gedung kantor pemerintahan, hingga hunian PNS yang akan dipindahkan, sedangkan sisanya mengandalkan pembiayaan dari investor.

Jika dihitung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah melelang sebanyak 106 paket pekerjaan. Lelang proyek tersebut terbagi dalam 3 termin, ricinnya batch 1 Kementerian PUPR melelang 40 paket pekerjaan dengan total Rp25 triliun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!