Carsurin dan NBRI Kolaborasi Hadirkan Laboratorium Pengujian Baterai EV

Rabu, 31 Juli 2024 - 22:10 WIB
Fasilitas ini akan menyediakan jasa pengujian laboratorium yang komprehensif untuk baterai pack EV dalam berbagai skenario dan kondisi. Pengujian tersebut mencakup uji jatuh, kejut mekanis, vibrasi, proteksi pengisian berlebih, proteksi pengosongan berlebih, kejut termal, siklus termal, perlindungan suhu berlebih, perlindungan hubungan singkat eksternal, dan ketahanan api. Tahap awal pengujian baterai EV akan memprioritaskan kendaraan roda dua sesuai dengan tren pasar EV di Indonesia.

"Carsurin dan NBRI siap membuat kemajuan signifikan dalam mengurangi emisi karbon dan meningkatkan keamanan energi, sekaligus memposisikan Indonesia sebagai pemain kunci dalam industri EV global," kata Sheila.

Baca Juga: Hyundai Luncurkan All New Kona EV di GIIAS 2024, Dibanderol mulai Rp400 Jutaan

Sementara, pendiri National Battery Research Institute, Evvy Kartini mengatakan kerja sama strategis antara Carsurin dan NBRI juga menjadi model kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga penelitian dalam mendorong inovasi dan keberlanjutan.

"Dengan menggabungkan sumber daya dan keahlian, kami menetapkan standar baru untuk pengujian, penelitian, dan inovasi baterai EV," jelas dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!