Bersama Persit KCK PCBS Kopassus, Pegadaian Luncurkan Program Bank Sampah
Jum'at, 02 Agustus 2024 - 12:15 WIB
Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), Indonesia menghasilkan 31,44 juta ton sampah sepanjang tahun 2023, namun hanya 15,74 juta ton yang berhasil dikelola. Dari jumlah tersebut, 49,5 persen berasal dari rumah tangga. Oleh karena itu, inovasi dan kemandirian dalam pemilahan dan pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga sangat diperlukan.
PT Pegadaian berkomitmen untuk berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat terlihat dalam sinergi antara PT Pegadaian dan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Kopassus. Diharapkan, budaya pengelolaan sampah di lingkungan Kopassus dapat berubah menjadi lebih baik. Saat ini, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Kopassus tercatat telah memiliki tiga unit bank sampah binaan, yaitu Satya Dharma Makopassus, Kottaman Grup 3, dan Bugis Berseri Sat 81.
Program Bank Sampah ini tidak hanya fokus pada edukasi pemilahan sampah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi melalui pengelolaan sampah yang baik. Melalui tabungan emas yang ditawarkan sebagai insentif, masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari upaya mereka dalam menjaga lingkungan.
Tabungan emas merupakan pilihan investasi yang bijak, mengingat harga emas cenderung meningkat dari waktu ke waktu, sehingga memberikan keamanan finansial jangka panjang bagi masyarakat yang berpartisipasi.
PT Pegadaian berkomitmen untuk berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat terlihat dalam sinergi antara PT Pegadaian dan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Kopassus. Diharapkan, budaya pengelolaan sampah di lingkungan Kopassus dapat berubah menjadi lebih baik. Saat ini, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Kopassus tercatat telah memiliki tiga unit bank sampah binaan, yaitu Satya Dharma Makopassus, Kottaman Grup 3, dan Bugis Berseri Sat 81.
Program Bank Sampah ini tidak hanya fokus pada edukasi pemilahan sampah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi melalui pengelolaan sampah yang baik. Melalui tabungan emas yang ditawarkan sebagai insentif, masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari upaya mereka dalam menjaga lingkungan.
Tabungan emas merupakan pilihan investasi yang bijak, mengingat harga emas cenderung meningkat dari waktu ke waktu, sehingga memberikan keamanan finansial jangka panjang bagi masyarakat yang berpartisipasi.
(skr)
Lihat Juga :