AS Jatuhkan Sanksi ke Sejumlah Perusahaan Negara Sekutu Rusia Ini

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 19:00 WIB
Mengutip TASS, Sabtu (10/8/2024), pihak berwenang AS mengklaim bahwa orang-orang yang termasuk dalam pembatasan tersebut “terlibat dalam mendukung” operasi militer khusus Rusia di Ukraina dengan memproduksi senjata, mengirimkan produk ke Rusia, dan memberikan bantuan untuk menghindari sanksi Barat.

Baca Juga: Dihajar Sanksi Barat karena Menginvasi Ukraina, Ekonomi Rusia Malah Meningkat

Selain itu, kementerian menambahkan, pembatasan tersebut diberlakukan karena dugaan “serangan terhadap gerakan demokrasi Belarusia” yang dilakukan Lukashenko. Dimasukkannya ke dalam daftar hitam berarti pembekuan aset di AS dan larangan bagi warga negara dan perusahaan Amerika untuk melakukan bisnis dengan pihak-pihak yang terlibat.

Departemen Luar Negeri juga menjatuhkan sanksi visa terhadap 19 pejabat Belarusia karena “keterlibatan mereka dalam merusak demokrasi” di negara tersebut. Departemen Keuangan AS menambahkan bahwa, selain Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Uni Eropa telah memberlakukan pembatasan terhadap republik tersebut.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!