Revolusi Transportasi Publik, Bus Listrik Golden Dragon Ramaikan Pasar RI

Minggu, 11 Agustus 2024 - 10:32 WIB
Sesuai dengan pengesahan PP mengenai Nilai Ekonomi Karbon (NEK) oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2022. Pemerintah berkomitmen mengurangi emisi karbon sebesar 41% dengan dukungan internasional pada tahun 2030 sebagai bagian dari komitmen dalam Perjanjian Paris.

Kementerian ESDM juga menyatakan bahwa kendaraan listrik dapat mengurangi emisi hingga 50% dibandingkan kendaraan BBM, dimana perjalanan 10 km dengan BBM menghasilkan 2,4 kg CO2, sedangkan kendaraan listrik hanya menghasilkan 1,1 kg CO2, mengurangi 1,3 kg CO2 setiap 10 km perjalanan.

"Selain itu, beban operasional kendaraan listrik tahunan pun semakin ringan, yaitu hemat sekitar 74% untuk bahan bakar dan sekitar 48% untuk maintenance mesin kendaraan," tambahnya.

Dengan dukungan penuh dari Golden Dragon, PT SAG berhasil memperkenalkan bus listrik ke pasar Indonesia dan meraih pujian luas. Kini, bus listrik Golden Dragon memiliki posisi penting di pasar Indonesia.

"SAG yakin dengan prospek kerjasama ini dan berencana memperkenalkan bus listrik dengan perakitan lokal guna mempercepat transfer teknologi ke putra dan putri Indonesia dan menciptakan lapangan kerja baru," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!