Melepas Kepergian Kapal Penampung Minyak Mentah Tertua di Indonesia

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 22:28 WIB
Melepas kepergian kapal penampung minyak mentah tertua di Indonesia. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Dari ruang kendali kapal penampung minyak mentah FSO (Floating Storage and Offloading) Arco Ardjuna, pemandangan terakhir dari kapal yang telah mengabdi selama 52 tahun ini berlangsung. Crane kuning-hitam di atas kapal melambai-lambai seolah mengucapkan selamat tinggal, sementara cat biru kapal perlahan memudar, menyatu dengan langit dan laut.

Lima kapal mengelilingi Arco Ardjuna, dua di kanan, dua di kiri, dan satu di belakang, memberi penghormatan terakhir. Ruang kendali, terletak di titik tertinggi anjungan, selama lebih dari lima dekade hanya dihuni oleh segelintir personel yang mengawasi lebih dari 4.350 kegiatan lifting minyak mentah.



Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Sabtu (17/8), General Manager Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ), Muzwir Wiratama, secara resmi melepas FSO Arco Ardjuna dengan membunyikan hand horn dari Central Plant Flowstation, sekitar satu kilometer dari lokasi kapal.

Baca Juga: Resmi Pensiun, Kapal Arco Ardjuna Tampung 1,28 Miliar Barel Minyak
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!