Melepas Kepergian Kapal Penampung Minyak Mentah Tertua di Indonesia

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 22:28 WIB
Suara hand horn yang panjang menggema, mengalahkan deburan ombak Laut Jawa, menandai momen refleksi dan apresiasi atas dedikasi FSO Arco Ardjuna. Lima kapal yang mengelilingi kapal tua ini merespons dengan menyemprotkan air melalui sistem firefighting (Fifi), mengiringi kepergian FSO Arco Ardjuna.

"Hari ini, kita tidak hanya mengucapkan selamat jalan kepada sebuah kapal. Lebih dari itu, kita memberikan penghormatan terakhir untuk FSO Arco Ardjuna, sebuah fasilitas dengan sejarah panjang," ujar Muzwir Wiratama.

"Semoga warisan Arco Ardjuna terus hidup dalam setiap langkah kita ke depan, menyalakan semangat untuk bekerja dengan andal dan selamat demi pemenuhan kebutuhan energi bangsa," imbuhnya.

FSO Arco Ardjuna, fasilitas penampung minyak terapung tertua di dunia yang mendukung operasi hulu migas lepas pantai Blok ONWJ, pertama kali dioperasikan oleh Arco pada 1972. Setelah berbagai alih kelola, pengelolaan aset ini berpindah ke PHE ONWJ pada 2009.

Baca Juga: Kapal Tanker Filipina Tenggelam, 1,4 Juta Liter BBM Tumpah di Laut
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!