Ngebet Gabung BRICS, Negara Tetangga Indonesia Mencari Dukungan ke India

Rabu, 21 Agustus 2024 - 10:43 WIB
Kepala urusan luar negeri di lembaga think tank Malaysia, Bait Al-Amanah, Fikry A. Rahman mengatakan, kepada Nikkei Asia bahwa pengajuan proposal pada Juni untuk bergabung dengan BRICS menyoroti strategi Malaysia dalam upaya mendiversifikasi multipolaritasnya "dengan melibatkan lebih banyak mitra yang berpikiran sama,"

Disebutkan bahwa diversifikasi kemitraan bertujuan untuk de-dolarisasi dan membangun hubungan perdagangan dengan mereka secara strategis yang bermanfaat bagi negara.

Modi dan Anwar juga membahas isu-isu di kawasan Indo-Pasifik, saat Malaysia bersiap untuk mengambil alih sebagai ketua ASEAN pada tahun 2025.

Utusan Malaysia di Delhi juga mencatat bahwa kedua belah pihak akan menandatangani tujuh perjanjian di sektor-sektor termasuk digital, pariwisata, kesehatan, tenaga kerja, administrasi publik, dan pengobatan tradisional Ayurveda.

Tahun lalu, perdagangan bilateral antara kedua negara mencapai hampir USD20 miliar, menurut data pemerintah India, menjadikan Malaysia mitra dagang terbesar ke-13 India. "Kunjungan ini juga diharapkan dapat membuka peluang kerja sama di bidang energi terbarukan dan kendaraan listrik," kata Mustafa.

Dalam siaran pers pada hari Minggu, New Delhi menyatakan, bahwa kunjungan Anwar akan membuka jalan bagi penguatan lebih lanjut hubungan bilateral dengan "memetakan agenda kerja sama multi-sektoral untuk masa depan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!