Kepemimpinan UE Beralih ke Pendukung Rusia, Meloloskan Sanksi Baru Bakal Sulit

Kamis, 29 Agustus 2024 - 20:39 WIB
Hongaria diketahui sudah lama berselisih dengan Uni Eropa atas pendekatannya terhadap konflik Ukraina dan kebijakan sanksi terhadap Rusia. Ketegangan meningkat pada bulan lalu, setelah Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban melakukan apa yang disebutnya sebagai 'misi perdamaian' Ukraina.

Baca Juga: Sanksi Anti-Rusia Membabi Buta, Kepatuhan Bekas Negara Soviet Ini Mulai Tergerus

Termasuk di dalamnya pertemuan antara PM Hongaria dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Banyak pejabat Uni Eropa menuding tindakannya bakal merusak upaya Barat untuk menghadirkan front persatuan melawan Moskow.

Budapest dan Brussels juga berselisih atas keputusan melonggarkan aturan visa bagi Rusia dan Belarusia, sebuah langkah yang dikutuk oleh banyak orang di blok tersebut karena dinilai mengancam keamanan Eropa.

Selain itu, Komisi Eropa pada bulan lalu memicu kemarahan Hongaria dengan menunda permintaan mediasi dengan Kiev atas penangguhan transit minyak dari Rusia. Sebagai tanggapan, Budapest mengancam akan memblokir dana yang telah dialokasikan Uni Eropa untuk Ukraina sampai Kiev melanjutkan transit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!