91.800 Wisatawan Indonesia Kunjungi Taiwan hingga Mei 2024
Minggu, 01 September 2024 - 22:00 WIB
Melansir dari keterangan resmi Minggu (1/9/2024), di Paviliun Taiwan, pengunjung juga diajak untuk merasakan pengalaman membuat teh susu boba, membuat bros dari anyaman rumput alang alami, serta mencetak tas kanvas dengan teknik sablon tradisional. Pengalaman ini membuat pengunjung dapat merasakan teknik tradisional Taiwan dan konsep ramah lingkungan yang berkelanjutan.
Untuk acara di panggung, kelompok tari Taiwan yang terkenal secara internasional, "Fun to Art," mempersembahkan tarian yang mengangkat kekayaan kuliner yang beragam dan keunikan pariwisata Taiwan melalui koreografi khusus yang berjudul "Festival Taiwan 2.0" dan "Jejak Pulau."
Untuk memperkuat posisi Taiwan di pasar muslim, setelah pameran, delegasi pariwisata Taiwan akan mengadakan Workshop B2B pada tanggal 2 September di Semarang untuk pertama kalinya, tepatnya di Hotel Tentrem Semarang, dan Workshop kedua akan diadakan di Sheraton Surabaya Hotel & Towers pada tanggal 3 September.
Kedua acara tersebut akan mengundang lebih dari seratus pelaku usaha lokal. Biro Pariwisata Taiwan akan memperkenalkan informasi pariwisata terbaru di Taiwan, langkah langkah promosi pariwisata yang terbaru, dan program Kuanhong atau program khusus pengajuan visa turis dengan aturan yang telah disederhanakan.
Lebih dari 100 pelaku industri pariwisata setempat nantinya akan diundang dalam acara B2B tersebut untuk berpartisipasi, guna memperkuat kerjasama antara pelaku industri pariwisata Taiwan dan Indonesia, serta menarik lebih banyak wisatawan Muslim ke Taiwan. Hal ini juga untuk memanfaatkan potensi pasar pariwisata yang terus berkembang di Indonesia
Selain itu, untuk menarik wisatawan Muslim, akan ada ahli Muslim yang memperkenalkan informasi terbaru tentang makanan dan akomodasi ramah Muslim di Taiwan. Melalui penyelenggaraan presentasi produk dan pertemuan antara pelaku wisata, platform komunikasi ini dibangun mendorong kerja sama yang efektif antara pelaku industri pariwisata Taiwan dan Indonesia.
Untuk acara di panggung, kelompok tari Taiwan yang terkenal secara internasional, "Fun to Art," mempersembahkan tarian yang mengangkat kekayaan kuliner yang beragam dan keunikan pariwisata Taiwan melalui koreografi khusus yang berjudul "Festival Taiwan 2.0" dan "Jejak Pulau."
Untuk memperkuat posisi Taiwan di pasar muslim, setelah pameran, delegasi pariwisata Taiwan akan mengadakan Workshop B2B pada tanggal 2 September di Semarang untuk pertama kalinya, tepatnya di Hotel Tentrem Semarang, dan Workshop kedua akan diadakan di Sheraton Surabaya Hotel & Towers pada tanggal 3 September.
Kedua acara tersebut akan mengundang lebih dari seratus pelaku usaha lokal. Biro Pariwisata Taiwan akan memperkenalkan informasi pariwisata terbaru di Taiwan, langkah langkah promosi pariwisata yang terbaru, dan program Kuanhong atau program khusus pengajuan visa turis dengan aturan yang telah disederhanakan.
Lebih dari 100 pelaku industri pariwisata setempat nantinya akan diundang dalam acara B2B tersebut untuk berpartisipasi, guna memperkuat kerjasama antara pelaku industri pariwisata Taiwan dan Indonesia, serta menarik lebih banyak wisatawan Muslim ke Taiwan. Hal ini juga untuk memanfaatkan potensi pasar pariwisata yang terus berkembang di Indonesia
Selain itu, untuk menarik wisatawan Muslim, akan ada ahli Muslim yang memperkenalkan informasi terbaru tentang makanan dan akomodasi ramah Muslim di Taiwan. Melalui penyelenggaraan presentasi produk dan pertemuan antara pelaku wisata, platform komunikasi ini dibangun mendorong kerja sama yang efektif antara pelaku industri pariwisata Taiwan dan Indonesia.
Lihat Juga :