Usai Ambruk 2,2 Persen, IHSG Hari Ini Berpeluang Koreksi Terbatas

Selasa, 01 Oktober 2024 - 07:49 WIB
Valdy melanjutkan, tingkat inflasi di September diperkirakan sebesar 2,0% dari sebelumnya 2,1% di Agustus 2024. Sementara PMI manufaktur Indonesia diperkirakan meningkat ke 49,5 di September dari 48,9 di Agustus, meskipun masih berada dalam zona kontraksi.

Baca Juga: IHSG Sesi Siang Ambruk Turun 1,35% ke Level 7.592

Dari regional, Investor menanti rilis data Japan unemployment rate Agustus yang diperkirakan tetap sama dengan bulan Juli yang sebesar 2,7% di Juli. Namun unemployment rate tercatat sebesar 2,7%, merupakan yang tertinggi sepanjang 2024.

“Kondisi ini juga memperparah kondisi ketenagakerjaan di Jepang, di mana upah pertumbuhan kenaikan upah terbesar sejak 1996 terjadi di Juni 2024. Upah tumbuh 4,5 persen year on year menjadi 602 ribu JPY per bulan di Juni,” ujar Valdy.

Untuk hari ini, Valdy merekomendasikan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!