Horor! Industri Mobil Uni Eropa Diramal Bakal Runtuh
Jum'at, 04 Oktober 2024 - 08:51 WIB
"Pasar mobil besar yang penting seperti Jerman dan Italia sudah sedikit turun dalam delapan bulan pertama tahun ini," katanya, memperingatkan bahwa hal-hal ke depan "tidak menjadi lebih baik."
Baca Juga: Disanksi Eropa, Rusia Berhasil Alihkan Ekspor Minyak ke Asia Hingga Amerika Latin
Dudenhoeffer menerangkan, produsen mobil saat ini sedang berusaha untuk mengkompensasi kerugian mereka dengan menaikkan harga. Tercatat, 20 model mobil bertenaga bensin paling populer kini 10% lebih mahal, katanya kepada Bild.
"Beberapa bulan ke depan akan sangat sulit bagi industri. Lebih buruk daripada saat (pandemi Covid-19)," prediksinya.
Jerman akan terpukul sangat kuat, menurut ahli, dengan pasar diperkirakan tidak akan pulih sebelum 2026. Pada lulan lalu, pembuat mobil terbesar Uni Eropa -Volkswagen- mengumumkan bahwa mereka akan mempertimbangkan penutupan pabrik atau PHK di Jerman untuk pertama kalinya dalam 87 tahun sepanjang sejarahnya.
Baca Juga: Disanksi Eropa, Rusia Berhasil Alihkan Ekspor Minyak ke Asia Hingga Amerika Latin
Dudenhoeffer menerangkan, produsen mobil saat ini sedang berusaha untuk mengkompensasi kerugian mereka dengan menaikkan harga. Tercatat, 20 model mobil bertenaga bensin paling populer kini 10% lebih mahal, katanya kepada Bild.
"Beberapa bulan ke depan akan sangat sulit bagi industri. Lebih buruk daripada saat (pandemi Covid-19)," prediksinya.
Jerman akan terpukul sangat kuat, menurut ahli, dengan pasar diperkirakan tidak akan pulih sebelum 2026. Pada lulan lalu, pembuat mobil terbesar Uni Eropa -Volkswagen- mengumumkan bahwa mereka akan mempertimbangkan penutupan pabrik atau PHK di Jerman untuk pertama kalinya dalam 87 tahun sepanjang sejarahnya.
Lihat Juga :