Pupuk Kaltim Dorong Kualitas SDM Industri Berdaya Saing Global

Senin, 14 Oktober 2024 - 21:16 WIB
Para peserta pun memperoleh ijazah setara Diploma 1 serta sertifikat profesi dari BNSP, setelah dinyatakan kompeten berdasarkan hasil uji kompetensi jelang kelulusan.

"Selain itu para peserta juga mendapatkan Sertifikat Praktik Kerja Industri (Prakerin) dari Pupuk Kaltim, sebagai bentuk pengakuan telah mengikuti pendidikan selama waktu yang ditentukan," lanjut dia.

Melihat efektivitas program, Pupuk Kaltim pun kembali membuka beasiswa pendidikan vokasi industri di 2023, untuk jenjang setara Diploma 1 dan Diploma 3 dengan total 60 peserta. Untuk Diploma 1, Pupuk Kaltim kembali bekerjasama dengan Politeknik ATI Makassar pada program studi Teknik Pengelasan.

Sementara jenjang Diploma 3, bekerja sama dengan Politeknik Industri Petrokimia Banten pada program studi Teknik Proses Industri Petrokimia.

"Pada pertengahan 2023, sebanyak 30 peserta jenjang setara Diploma 1 pun telah lulus dan mulai memasuki dunia kerja dengan bekal yang dimiliki. Sementara jenjang Diploma 3 ditarget lulus pada 2026 mendatang," kata Soesilo.

Dirinya pun menyebut Pupuk Kaltim akan terus mendukung penguatan pendidikan vokasi di Indonesia, melalui pengembangan kapasitas keilmuan dengan memberikan kesempatan belajar langsung di tataran profesional.

Hal ini selaras dengan semangat perusahaan untuk berperan sebagai agen pembangunan, utamanya mendorong peningkatan daya saing masyarakat agar siap masuk dunia kerja. Di mana pendidikan vokasi disesuaikan dengan kebutuhan industri melalui 40 persen teori dan 60 persen praktik, agar peluang peserta terserap di pasar kerja pun lebih terbuka seiring kemampuan yang dibekali selama masa studi.

Selain itu budaya kerja positif pun ditanamkan bagi peserta, mengingat soft skill maupun sikap dan etos kerja merupakan hal penting yang wajib dimiliki dalam dunia kerja profesional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!