Kementan Bakal Larang Impor Anggur Muscat Bila Mengandung Zat Berbahaya

Kamis, 31 Oktober 2024 - 16:08 WIB
Sudaryono mengatakan bahwa sebagian besar anggur di Indonesia berasal dari impor. Sebab, produksi anggur di Indonesia sangat minim. Minimnya produksi anggur dikarenakan yang mengkonsumsi hanya sebagian kelompok.

"Anggur atau buah-buahan yang kita masih impor kalau bisa kita produksi dalam negeri kita usahakan dengan benih yang baik dengan riset yang baik rekayasa genetika dan seterusnya," kata dia.

Terkait larangan impor anggur Muscat, Sudaryono akan berkordinasi dengan Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan. Adapun Kementan hanya sebatas memberikan rekomendasi tapi perintah impor ada di Kemendag. "Tapi kita duluan rekomendasi biasanya rekomendasi kita dilaksanakan oleh Kementerian Perdagangan," tandasnya.

Baca Juga: Thailand Umumkan Penemuan Residu Kimia pada Anggur Shine Muscat, Ini Dampaknya bagi Kesehatan

Sebelumnya, Badan Pangan Nasional (Bapanas) buka suara soal hasil pemeriksaan otoritas Thailand terhadap anggur Shine Muscat asal China yang disebut beracun karena mengandung zat berbahaya residu pestisida.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!