Bangun Jaringan Listrik Raksasa Antarpulau, Indonesia Butuh Investasi Rp400 Triliun
Kamis, 21 November 2024 - 10:36 WIB
Oleh sebab itu, Indonesia harus mengembangkan transmisi untuk 10 tahun ke depan sebesar 50.000 kilometer sirkuit (kms) termasuk transmisi tegangan ekstra tinggi sekitar 500 kilowatt hour (kWh) sepanjang 10.000 kms.
"Sementara kalau kita lihat dari jumlah investasi yang dibutuhkan untuk pembangunan transmisi ini sekitar Rp400 triliun," jelasnya dalam acara Electricity Connect di Jakarta Convenon Center, ditulis Kamis (21/11/2024).
Baca Juga: 7 BUMN Raksasa Gabung BP Danantara, Begini Model Bisnisnya
Dikatakan Yuliot, potensi investasi tersebut juga bisa dikembangkan baik berasa dari kegiatan investasi yang dilakukan oleh perusahaan dalam negeri seperti BUMN, maupun kolaborasi dengan negara-negara ASEAN dan perusahaan multionasional.
"Sehingga untuk transmisi sesuai dengan target yang sudah ditetapkan itu bisa dicapai," pungkasnya.
"Sementara kalau kita lihat dari jumlah investasi yang dibutuhkan untuk pembangunan transmisi ini sekitar Rp400 triliun," jelasnya dalam acara Electricity Connect di Jakarta Convenon Center, ditulis Kamis (21/11/2024).
Baca Juga: 7 BUMN Raksasa Gabung BP Danantara, Begini Model Bisnisnya
Dikatakan Yuliot, potensi investasi tersebut juga bisa dikembangkan baik berasa dari kegiatan investasi yang dilakukan oleh perusahaan dalam negeri seperti BUMN, maupun kolaborasi dengan negara-negara ASEAN dan perusahaan multionasional.
"Sehingga untuk transmisi sesuai dengan target yang sudah ditetapkan itu bisa dicapai," pungkasnya.
(nng)
Lihat Juga :