Perdagangan Karbon Bilateral, MRA Indonesia-Jepang Jadi Model Negara Lain

Kamis, 21 November 2024 - 12:50 WIB
Berdasarkan MRA, selain sektor kehutanan dan energi, sektor lain yang juga potensial untuk diperhitungkan adalah sektor sampah dan limbah. "Saya yakin dengan kesepakatan MRA ini maka sistem ITMO (Internationally Transferred Mitigation Outcomes) dapat dilaksanakan di antara kedua negara sehingga kita bisa bertukar pengurangan emisi yang sudah tersertifikasi antara Indonesia dan Jepang melalui pengakuan dua sistem sertifikasi," ujarnya.

Sementara itu Yutaka Matsuzawa mengungkapkan sebelum adanya MRA, sudah ada sekitar 50 proyek JCM di Indonesia dengan 23 diantaranya sudah mendapat joint committee. "Mobilisasi pendanaan berdasarkan proyek yang telah disetujui mencapai USD37 juta," katanya. Baca juga: Potensinya Rp8.000 Triliun, Intip 2 Skema Ekonomi Karbon di Indonesia

Dana yang dimobilisasi tersebut, tidak hanya dana publik tetapi juga dari sektor swasta. "Jadi sesungguhnya kita sudah melaksanakan apa yang disebut dengan blended finance yang berkontribusi pada pengurangan emisi karbon," katanya.

Yutaka mengatakan kerja sama dengan Indonesia dalam pengurangan emisi karbon sangat luar biasa. Salah satu sektor yang potensial adalah pengelolaan lahan gambut yang kaya keanekaragaman hayati.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!