Tarif Trump ke China Bakal Jadi Bumerang Buat Industri Pertahanan AS
Kamis, 21 November 2024 - 14:57 WIB
Sementara itu ketergantungan sektor pertahanan terhadap produsen China tidak sedikit. Pada bulan September, CEO RTX Greg Hayes mengatakan, bahwa raksasa kedirgantaraan itu sedang mencari alternatif untuk menggantikan sekitar 2.000 pemasok China yang sebelumnya diandalkannya.
Sejauh ini tarif tinggi era Trump masih sebatas gagasan, sehingga belum diketahui sejauh mana tingkat keberhasilannya. Menurut catatan dari JPMorgan, pemerintahan selanjutnya mungkin lebih memilih untuk menerapkan tarif yang lebih rendah pada beberapa barang, di mana China merupakan pemasok dominan.
Baca Juga: Infrastruktur China di Asia Tenggara Makin Mencengkeram, Jebakan atau Peluang?
Jika tarif dibedakan, bank memperkirakan dampaknya moderat pada PDB AS. Sektor pertahanan tampaknya terganggu oleh perkembangan lain yang terkait dengan kepresidenan Trump. Pasalnya kekhawatiran mencuat seputar rencana efisiensi yang bisa membebani sektor ini, sejak Senin lalu terpantau S & P Aerospace and Defense ETF turun sekitar 4%.
Sejauh ini tarif tinggi era Trump masih sebatas gagasan, sehingga belum diketahui sejauh mana tingkat keberhasilannya. Menurut catatan dari JPMorgan, pemerintahan selanjutnya mungkin lebih memilih untuk menerapkan tarif yang lebih rendah pada beberapa barang, di mana China merupakan pemasok dominan.
Baca Juga: Infrastruktur China di Asia Tenggara Makin Mencengkeram, Jebakan atau Peluang?
Jika tarif dibedakan, bank memperkirakan dampaknya moderat pada PDB AS. Sektor pertahanan tampaknya terganggu oleh perkembangan lain yang terkait dengan kepresidenan Trump. Pasalnya kekhawatiran mencuat seputar rencana efisiensi yang bisa membebani sektor ini, sejak Senin lalu terpantau S & P Aerospace and Defense ETF turun sekitar 4%.
(akr)
Lihat Juga :