Nilai Ekspor Makanan Halal Korea ke Indonesia Tembus Rp3,7 Triliun

Kamis, 21 November 2024 - 19:13 WIB
Produk minuman dalam kemasan kaleng dan pouch asal Korea juga berhasil menarik perhatian banyak distributor dari Indonesia. Saat ini, produk tersebut juga banyak dijual di convenience store Indonesia. Hal ini pun berimbas terhadap jumlah MoU dan ekspor antar perusahaan kedua negara.

Meskipun kewajiban sertifikasi halal yang dijadwalkan akan diterapkan pada 18 Oktober 2024 untuk produk impor telah ditunda hingga dua tahun ke depan, pasar Indonesia, yang 87% populasinya adalah muslim, terus mendesak perusahaan Korea dan aT untuk mendapatkan sertifikasi halal. Upaya ini diharapkan akan memperlancar distribusi dan memperluas penjualan K-Halal Food di pasar Indonesia.

“Dengan populasi 280 juta, Indonesia memiliki potensi pertumbuhan ekspor makanan Korea yang tak terbatas dan bisa menjadi pintu gerbang pasar halal dunia, karena negara ini memiliki populasi muslim terbesar di dunia. Kami berencana untuk memperluas berbagai proyek dukungan ekspor agar K-Halal Food semakin dicintai di Indonesia,” kata Kwon Oh-yeop, Direktur Ekspor Makanan, aT Center.

Salah satu langkah memperbesar ekspor makanan halal itu, Kementerian Pertanian Republik Korea bersama dengan aT Center hadir dalam SIAL Interfood 2024 yang diselenggarakan pada 13– 16 November 2024 lalu di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Aice Sabet Top Halal Award 2024 Kategori Es Krim Halal Terbaik
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!