Mendorong Keterlibatan Tenaga Ahli ITB dalam Eksplorasi dan Pengembangan SDA di Hulu
Minggu, 24 November 2024 - 07:16 WIB
Dukung pemerintah memperkuat sektor migas dan Minerba di Indonesia, Ikatan Alumni Geologi Institut Teknologi Bandung (IAGL-ITB) dorong keterlibatan di sektor eksplorasi dan juga pengembangan sumber daya alam di hulu. Foto/Dok
JAKARTA - Dukung pemerintah memperkuat sektor migas dan Minerba di Indonesia, Ikatan Alumni Geologi Institut Teknologi Bandung (IAGL-ITB) dorong keterlibatan di sektor eksplorasi dan juga pengembangan sumber daya alam di hulu.
“Ada sumbangsih tenaga-tenaga dari ITB, khususnya untuk sektor eksplorasi dan juga pengembangan sumber daya alam di hulu. Harapannya dari kami adalah tenaga-tenaga eksplorasi dari ITB bisa dimanfaatkan oleh pemerintah untuk melaksanakan tugas-tugas negara dan dalam pengembangan sumber daya alam,” kata Ketua IAGL-ITB, Abdul Bari di sela-sela Seminar Nasional dan Sarasehan bertajuk Astacita sebagai tonggak untuk Kedaulatan Energi dan Masa Depan Indonesia di Sabuga ITB, Bandung, Sabtu (23/1/2024).
Baca Juga: Genjot Eksplorasi Hulu, PHE Incar Lapangan Migas Besar
Disampaikannya, seminar dan sarasehan merupakan bentuk komitmen dan dukungan terhadap pemerintah untuk mewujudkan kemandirian energi dan minerba. Dengan menghadirkan sejumlah tokoh sebagai pembicara, kegiatan ini membedah berbagai kendala hingga rekomendasi di sektor pertambangan.
“Beberapa hal yang kita soroti diantaranya kendala tantangan eksplorasi dan produksi Minyak, gas, batubara dan mineral di Indonesia,” ungkapnya.
Menurut Bari, sejumlah kendala di sektor pertambangan dan energi yang akan dibedah oleh IAGL-ITB antara lain menyangkut kebijakan yang masih tumpang tindih serta belum mendukung masuknya investasi secara optimal, hingga tata kelola bidang energi dan minerba yang belum mendorong terciptanya multiplier effect.
“Ada sumbangsih tenaga-tenaga dari ITB, khususnya untuk sektor eksplorasi dan juga pengembangan sumber daya alam di hulu. Harapannya dari kami adalah tenaga-tenaga eksplorasi dari ITB bisa dimanfaatkan oleh pemerintah untuk melaksanakan tugas-tugas negara dan dalam pengembangan sumber daya alam,” kata Ketua IAGL-ITB, Abdul Bari di sela-sela Seminar Nasional dan Sarasehan bertajuk Astacita sebagai tonggak untuk Kedaulatan Energi dan Masa Depan Indonesia di Sabuga ITB, Bandung, Sabtu (23/1/2024).
Baca Juga: Genjot Eksplorasi Hulu, PHE Incar Lapangan Migas Besar
Disampaikannya, seminar dan sarasehan merupakan bentuk komitmen dan dukungan terhadap pemerintah untuk mewujudkan kemandirian energi dan minerba. Dengan menghadirkan sejumlah tokoh sebagai pembicara, kegiatan ini membedah berbagai kendala hingga rekomendasi di sektor pertambangan.
“Beberapa hal yang kita soroti diantaranya kendala tantangan eksplorasi dan produksi Minyak, gas, batubara dan mineral di Indonesia,” ungkapnya.
Menurut Bari, sejumlah kendala di sektor pertambangan dan energi yang akan dibedah oleh IAGL-ITB antara lain menyangkut kebijakan yang masih tumpang tindih serta belum mendukung masuknya investasi secara optimal, hingga tata kelola bidang energi dan minerba yang belum mendorong terciptanya multiplier effect.
Lihat Juga :