Rusia dan Iran Buang Dolar, 96% Transaksi Gunakan Mata Uang Lokal

Sabtu, 30 November 2024 - 07:24 WIB
Kedua negara ini menghadapi sanksi karena Gedung Putih telah mempersulit penerimaan dolar AS. Pada Juli tahun ini, kedua negara BRICS menyetujui kebijakan pertukaran mata uang yang ditandatangani oleh bank sentral Rusia dan Iran.

Mereka juga menyelesaikan integrasi pembayaran Mir Rusia sebagai pengganti sistem pengiriman pesan SWIFT dan dolar AS. Rusia juga mengizinkan warga Iran untuk menarik rial di ATM di seluruh negeri.

Baca Juga: Rubel Ambruk, Bank Sentral Rusia Setop Beli Dolar AS

Sementara, AS memberikan sanksi kepada Rusia dengan tujuan untuk melemahkan ekonomi. Kremlin melewati sanksi tersebut dengan meyakinkan negara-negara lain untuk meninggalkan dolar AS dan mulai menggunakan mata uang lokal. Inisiatif dedolarisasi berkembang dan banyak negara berkembang sekarang ingin bergabung dengan gerakan ini.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!